Waktu (1.0)

capture

‘Waktu’ adalah kata yang sangat kuat.

… dan bermakna dalam.

Aku selalu memandang waktu adalah sebuah dimensi. Seperti panjang, kedalaman, dan tinggi.

Dimensi ke empat dari dimensi ruang-waktu.

Tapi berbeda dengan dimensi lainnya yang bisa kita jelajahi, waktu tidak.

Karena kita makhluk 3 dimensi, dan waktu ada di luar dimensi kita.

Kita ‘mengalami’ waktu.

Kita bergerak sesuai waktu.

Merasakan ada sebuah dimensi di luar kita, mendikte pergerakan kita, apakah itu membuat kita terperangkap?

Apakah kita terperangkap oleh waktu?

Ya. Dan tidak.

Waktu ada agar semuanya tidak terjadi bersamaan.

Waktu ada untuk menyembuhkan.

Waktu ada untuk memberi makna.

Waktu menanamkan rindu. Indah, bukan?

Dengan waktu seseorang bisa memaafkan lainnya.

Dengan waktu seseorang bisa mulai memahami.

Oleh waktu seseorang belajar menghargai.

Kadang hanya dalam sekejap waktu, seseorang merasakan cinta.

Kadang butuh 9 bulan penantian untuk melihat sesosok malaikat kecil yang mengundang air mata bahagia.

Waktu itu bernilai. Waktu itu berharga.

Memang, kita tidak bisa bebas menjelajahinya. Memang, dalam waktu kita berbuat kesalahan.

Kita tidak bisa kembali ke waktu sebelumnya.

Meski kita akan melakukan apa saja untuk bisa memperbaikinya.

Tapi, bukan itu yang waktu ingin ajarkan.

Waktu ingin kita menerima, bahwa kita selalu berjalan ke depan.

Waktu ingin kita menerima semua kesalahan. Dan menerimanya, bahwa semua kesalahan itu lah yang membuat kita, ‘kita’.

Waktu ingin membuat kita paham, kalau semua kesalahan itu sebenarnya punya makna.

Karena waktu lah, hidup ini berharga.

Kita tidak harus terperangkap dengan waktu.

Kita bisa menari dengan waktu.

Dan menghargai tiap jam, menit, dan detik yang terlewati.

Memberinya makna untuk terus hidup.

Waktu, adalah kata yang kuat.

Iklan

5 thoughts on “Waktu (1.0)

  1. Setuju, waktu itu berharga.

    Dan, waktu juga adalah penguji terkejam. Tak peduli siapapun dan dimanapun, kalau sudah saatnya, pasti akan terkuak jua.

    Waktu juga adalah anugerah. Karena setiap waktu yg diberi harus diberi makna, bahkan dipertanggungjawabkan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s